Halo Sobat BKA…
Semangat berbagi di bulan Ramadhan diwujudkan secara kreatif oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan dari ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Melalui kegiatan “Kesehatan On The Road dan Bagi Takjil”, para mahasiswa turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular sekaligus membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di sekitar kampus.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Februari 2026 di ruas Jalan Danau Sentani Raya, Kampus 4 ITSK RS dr. Soepraoen Malang di Malang ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Qur’ani 2026 yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa D3 Keperawatan. Program ini tidak hanya menghadirkan nuansa berbagi di bulan suci Ramadhan, tetapi juga mengintegrasikan nilai akademik melalui edukasi kesehatan berbasis masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membagikan 100 paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Namun, lebih dari sekadar berbagi makanan berbuka, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat.
Para mahasiswa secara aktif memberikan edukasi singkat mengenai pencegahan dan pengendalian Non-Communicable Diseases (NCDs) atau penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Edukasi disampaikan melalui leaflet yang dirancang secara unik dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dalam waktu singkat. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata dari peran mahasiswa keperawatan dalam promosi kesehatan berbasis komunitas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadhan tidak hanya untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan memperbaiki pola hidup sehat. Edukasi mengenai penyakit tidak menular sangat penting karena prevalensinya terus meningkat di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mencerminkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pendidikan keperawatan, di mana mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga menerapkan langsung ilmu promosi kesehatan kepada masyarakat. Selain meningkatkan kepedulian sosial, kegiatan ini sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang komunikasi kesehatan, edukasi masyarakat, dan pengabdian kepada masyarakat—tiga aspek penting dalam praktik keperawatan profesional. Melalui kegiatan edukasi kesehatan yang inovatif dan humanis ini, Himpunan Mahasiswa D3 Keperawatan berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pencegahan penyakit tidak menular, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi masyarakat.