Halo Sobat BKA, Peristiwa Banjir dan Longsor di Wilayah Sumatera saat ini sedang memasuki masa tanggap darurat. Kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas di beberapa daerah terisolir merupakan salah satu kebutuhan segera yang harus dipenuhi. Catatan data dampak dari bencana ini bukan hanya pada dampak secara materiil, namun menimbulkan banyak korban jiwa dan korban luka. Selain itu lumpuhnya akses transportasi juga menghambat penanganan secara cepat dan tepat. ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brw merespons cepat salah satu kebutuhan segera dalam pelayanan kesehatan dengan mengirimkan salah satu dosen keperawatan gawat darurat Ns. Mokhtar Jamil, M. Kep., yang juga merupakan pembina dari Unit Kegiatan Mahasiswa KSR dan Himpunan Mahasiswa Ners ke Aceh Tamiang melalui Satgas Health Emergency Operation Center (HEOC) Pusat Krisis Kementrian Kesehatan yang akan bertugas selama 14 hari mulai tanggal 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Pelaksanaan tugas meliputi pelayanan kesehatan dasar, gawat darurat, dan spesialistik untuk masyarakat terdampak di Wilayah Aceh Tamiang. Kegiatan ini sebagai bentuk respons kemanusiaan serta bentuk kehadiran pemerintah dalam pelaksanaan cakupan layanan kesehatan di wilayah bencana. Dalam menjalankan tugas ini, Ns. Mokhtar Jamil, M. Kep., akan bersinergi bersama unit layanan bersama dengan berbagai profesi tenaga kesehatan. Hal ini mampu untuk memberikan pengalaman belajar secara nyata dalam upayan pembinaan kemahasiswaan. Selama menjalankan tugas Ns. Mokhtar Jamil, M. Kep., juga harus melaporkan secara periodik kepada Tim HEOC Puskris Kemenkes untuk kemudian data cakupan layanan kesehatan secara luas kepada seluruh masyarakat terdampak. ITSK RS dr. Soepraoen sekali lagi menunjukkan kiprah nyata dalam upaya untuk menunjukkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian Masyarakat yang berdampak langsung sebagai bentuk komitmen Kampus Berdampak. So, bagaimana sobat BKA, apakah sobat sobat siap juga untuk tugas bencana? Siap siap ya.



